Keistimewaan Surat Al-Fatihah

Surat Al-Fatihah, yang sering disebut sebagai “Pembukaan,” adalah surat pertama dalam Al-Quran dan memiliki kedudukan yang sangat penting dalam Islam. Surat ini tidak hanya menjadi bacaan wajib dalam setiap shalat, tetapi juga memiliki berbagai keutamaan dan makna mendalam.


Berikut beberapa keistimewaan Surat Al-Fatihah:


1. Sebagai Pembuka dalam Al-Quran dan Shalat

Surat Al-Fatihah merupakan surat pertama dalam Al-Quran, yang menjadikannya sebagai pintu gerbang pembuka kitab suci ini. Selain itu, dalam setiap shalat, bacaan Al-Fatihah menjadi bagian yang wajib dibaca.


Sebagaimana disebutkan dalam hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, Rasulullah SAW bersabda:

“Tidak sah shalat seseorang yang tidak membaca Al-Fatihah dalam shalatnya.” (HR. Bukhari)

Ini menunjukkan bahwa surat ini memiliki peran penting dalam doa dan ibadah umat Islam.


2. Cahaya Ilahi yang Diberikan Khusus kepada Rasulullah

Surat Al-Fatihah disebut sebagai cahaya Allah yang istimewa, yang hanya diberikan kepada Rasulullah SAW. 

Hal ini diceritakan dalam sebuah hadis dari Ibnu Abbas:


“Ketika Jibril duduk di samping Nabi, terdengar suara pintu langit yang dibuka, sesuatu yang belum pernah terjadi sebelumnya. Kemudian, turunlah malaikat yang belum pernah turun sebelumnya, lalu malaikat tersebut berkata, ‘Aku kabarkan dua cahaya yang belum pernah diberikan kepada Nabi sebelum engkau, yaitu Surat Al-Fatihah dan ayat-ayat penutup Surat Al-Baqarah. Tidak ada satu huruf pun yang dibaca dari keduanya kecuali akan dikabulkan’.” (HR. Muslim)


Hadis ini menunjukkan bahwa Surat Al-Fatihah memiliki keistimewaan yang luar biasa sebagai cahaya yang diberikan langsung oleh Allah kepada umat Islam melalui Nabi Muhammad SAW.


3. Memiliki Sifat Penyembuh

Surat Al-Fatihah juga dikenal sebagai “Asy-Syifa” yang berarti penyembuh. Dalam sebuah riwayat dari Ad-Darimi melalui Abu Sa’id, disebutkan bahwa:


Fatihatul Kitab (Surat Al-Fatihah) merupakan obat penawar bagi segala jenis racun.”


Kisah lain yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas juga mengisahkan bahwa seorang sahabat Rasulullah SAW pernah menggunakan Surat Al-Fatihah untuk meruqyah seseorang yang terkena sengatan binatang berbisa. Setelah dibacakan Surat Al-Fatihah, orang tersebut akhirnya sembuh.


Ini membuktikan bahwa surat ini bukan hanya sebagai bacaan ibadah, tetapi juga memiliki manfaat sebagai penyembuh.


4. Mengandung Doa Terbaik

Surat Al-Fatihah adalah kombinasi antara pujian kepada Allah dan doa yang luar biasa. Dalam surat ini, seorang Muslim memohon petunjuk ke jalan yang benar dan perlindungan dari kesesatan.


Di dalamnya terkandung doa yang sangat penting:

“Tunjukilah kami jalan yang lurus, yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat, bukan (jalan) mereka yang dimurkai, dan bukan (pula jalan) 

mereka yang sesat.”


Doa ini menunjukkan betapa pentingnya petunjuk dari Allah dalam menjalani kehidupan agar tetap berada di jalan yang benar.


5. Sebagai Pelindung dari Kesesatan dan Gangguan

Surat Al-Fatihah juga memiliki manfaat sebagai pelindung, baik dari kesesatan maupun gangguan jin dan setan. Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abu Sa’id Al-Khudri, diceritakan bahwa seorang sahabat menggunakan Surat Al-Fatihah untuk meruqyah seseorang yang sakit, kemudian Rasulullah SAW bersabda:


“Wahai Rasulullah, aku hanya meruqyah dengan membaca Surat Al-Fatihah.”

Rasulullah SAW tersenyum dan berkata, “Bagaimana engkau bisa tahu bahwa Al-Fatihah adalah ruqyah?” (HR. Bukhari & Muslim)


Hadis ini menunjukkan bahwa Surat Al-Fatihah memiliki kekuatan spiritual yang dapat digunakan untuk perlindungan dan penyembuhan.


Surat Al-Fatihah memiliki banyak keistimewaan yang menjadikannya surat yang sangat penting dalam Islam. Tidak hanya sebagai bagian wajib dalam shalat, tetapi juga sebagai cahaya dari Allah, penyembuh, doa terbaik, serta perlindungan dari kesesatan.

Sebagai umat Muslim, memperbanyak membaca dan memahami makna Surat Al-Fatihah dapat membawa manfaat besar dalam kehidupan sehari-hari.

Tag Kategori Berita