Keutamaan Al-Quran
Al-Qur’an adalah firman Allah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam sebagai petunjuk bagi umat manusia agar dapat menjalani kehidupan dengan penuh kebaikan, baik di dunia maupun di akhirat. Kitab suci ini menjadi pedoman bagi orang-orang yang bertakwa, sebagaimana yang disebutkan dalam Surat Al-Baqarah ayat 2:
ذَٰلِكَ ٱلْكِتَٰبُ لَا رَيْبَ فِيهِ هُدًۭى لِّلْمُتَّقِينَ
Artinya: “Kitab (Al-Qur’an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi orang-orang yang bertakwa.”
Sebagai seorang Muslim, mencapai derajat ketaqwaan merupakan sesuatu yang sangat didambakan. Salah satu cara untuk meraihnya adalah dengan menumbuhkan rasa cinta kepada Al-Qur’an melalui membaca (tilawah), mempelajari (ta’lim), dan merenungkannya (tadabbur).
Agar lebih memahami pentingnya Al-Qur’an dalam kehidupan kita, berikut adalah beberapa keutamaan yang bisa kita raih dengan berinteraksi
dengan Al-Qur’an:
1. Tilawah Al-Qur’an (Membaca Al-Qur’an)
Tilawah atau membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang memiliki banyak keutamaan. Allah SWT memberikan ganjaran besar bagi setiap huruf yang dilantunkan oleh seseorang saat membaca kitab suci ini.
- Pahala Berlipat Ganda
Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا
Artinya: “Barang siapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an, maka baginya satu kebaikan. Dan setiap kebaikan itu dilipatgandakan menjadi sepuluh.”
(HR. Tirmidzi)
- Al-Qur’an Akan Menjadi Syafa’at di Hari Kiamat
Membaca Al-Qur’an bukan hanya memberi pahala, tetapi juga akan menjadi penolong (syafa’at) di hari kiamat bagi orang yang rutin membacanya.
إِقْرَؤُا الْقُرْآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيْعًا لِأَصْحَابِهْ
Artinya: “Bacalah Al-Qur’an, karena sesungguhnya ia akan datang di hari kiamat memberikan syafa’at bagi pembacanya.” (HR. Muslim)
Dengan begitu, semakin banyak kita membaca Al-Qur’an, semakin banyak pula pahala dan perlindungan yang akan kita peroleh di akhirat kelak.
2. Ta’lim Al-Qur’an (Mempelajari dan Mengajarkan Al-Qur’an)
Selain membaca, kita juga dianjurkan untuk mempelajari isi Al-Qur’an serta mengajarkannya kepada orang lain. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebut bahwa orang yang mempelajari Al-Qur’an adalah manusia terbaik.
خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ
Artinya: “Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)
Mengapa Mempelajari Al-Qur’an Sangat Penting?
- Menambah wawasan agama
- Memahami hukum-hukum Islam dengan benar
- Menjaga kemurnian bacaan dengan tajwid yang tepat
- Mendapat keberkahan dalam hidup
Bahkan, seseorang yang mengajarkan Al-Qur’an kepada orang lain juga akan mendapatkan pahala yang terus mengalir, meskipun ia telah meninggal dunia.
3. Tadabbur Al-Qur’an (Merenungkan dan Mengamalkan Al-Qur’an)
Tadabbur adalah merenungkan dan memahami makna ayat-ayat Al-Qur’an, bukan hanya sekadar membacanya.
Dengan tadabbur, seseorang akan menyadari kebesaran Allah SWT dan mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupannya.
Allah SWT berfirman dalam Surah Shad ayat 29:
كِتَٰبٌ أَنزَلْنَٰهُ إِلَيْكَ مُبَٰرَكٌ لِّيَدَّبَّرُوٓا۟ ءَايَٰتِهِۦ وَلِيَتَذَكَّرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْأَلْبَٰبِ
Artinya: “Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai akal sehat.” (QS. Shad: 29)
Keutamaan Tadabbur Al-Qur’an:
- Meningkatkan keimanan dan ketakwaan
- Membantu memahami pesan Allah secara mendalam
- Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
- Menjauhkan diri dari kemaksiatan
Perbedaan Membaca dan Merenungkan Al-Qur’an
Menurut Ibnu Qayyim rahimahullah, seseorang yang hanya membaca Al-Qur’an tanpa memahami maknanya bisa saja melakukannya tanpa penghayatan, bahkan seorang ahli maksiat pun bisa membaca Al-Qur’an. Namun, orang yang merenungkan dan memahami Al-Qur’an akan memperoleh keimanan yang mendalam dan mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan memahami keutamaan-keutamaan ini, semoga kita semakin termotivasi untuk mencintai, membaca, mempelajari,
dan mengamalkan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
💡 Mari kita jadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup dan sumber keberkahan!